Update Algoritma Terbaru Google Pigeon Untuk Pencarian Lokal

Update Algoritma Terbaru Google Pigeon

Tahun 2014 ini Google sudah banyak sekali melakukan Update Algoritma pada mesin pencari mereka, setelah sebelumnya sempat menghebohkan para Blogger dengan munculnya Algoritma Google Terbaru Panda 4.0 yang efeknya benar-benar dirasakan oleh mayoritas Blogger tanah air, dimana hampir 50% Traffic 'disunat' oleh Google karena alasan 'Unatural Backlink'. Sementara sebagaian lainnya justru merasakan kenaikkan yang sangat derastis karena Blog saingan mereka mengalami penurunan posisi di SERP.

Dan minggu lalu atau tepatnya pada tanggal 24 Juli lalu Google merilisi Algoritma Terbaru mereka yang dinamakan Pigeon. Pigeon sendiri jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya adalah Burung Merpati atau Burung Dara.


Alasan Google Memberi Nama Pigeon


Alasan Dibalik Pemberian Nama Algoritma Pigeon

Karena Update Algoritma Terbaru Google kali ini mengacu pada Pencarian Lokal, atau lebih tepatnya untuk memperbaiki kualitas dari Pencarian Lokal, maka dinamakanlah Algoritma Google Terbaru ini Pigeon. Seperti yang kita semua ketahui Pigeon atau Burung Merpati adalah hewan rumahan, atau bisa dibilang mereka tidak akan pergi jauh kemana-mana, melainkan hanya akan terbang di sekitaran tempat tinggal mereka (lokal).


Dampak Algoritma Google Pigeon


Dampak Algoritma Terbaru Google Pigeon

Banyak yang mengatakan bahwa jumlah pengunjung Blog para Blogger Indonesia sempat mengalami penurunan sejak tanggal 25 Juli. Tentu tanggal tersebut bertepatan dengan dua momen besar :

  1. Update Algoritma Google Pigeon
  2. Masa Mudik Lebaran

Jadi ada dua kemungkinan disini, apakah pengunjung turun karena si Pigeon atau karena banyak orang yang Mudik ? Jawabannya ternyata karena Masa Mudik Lebaran. Karena jika Anda memperhatikan jumlah pengunjung Anda dari hari ke hari, maka pengunjung memang mengalami penurunan pada tanggal 25 - 30 Juli (lebaran), dan mengalami kenaikkan derastis setelah tanggal 30 Juli.

Traffic Blog Naik di Masa Pigeon

Itu menandakan penyebab dari turunnya jumlah pengunjung Blog memang erat kaitannya dengan Lebaran dan bukan karena Google Pigeon.

Lalu pertanyaanya, sebenarnya apa Dampak Algoritma Terbaru Google ini ? saya sendiri tidak terlalu mengetahui berapa persen dampak yang disebabkan oleh adanya Update Terbaru dari Google ini, karena memang dari pihak Google sendiri tidak mengeluarkan pernyataan resmi.

Blog Lokal Unggul di SERP Lokal

Tapi menurut pantauan saya, efeknya memang belum terlalu terasa, mungkin hanya pada beberapa kata kunci saja, seperti misalnya jika Anda mengetikkan kata kunci 'SEO' di Mesin Pencari Lokal (google.co.id) maka perlahan sepertinya Google akan membuat Blog-blog Indonesia yang relevan dengan Kata Kunci tersebut untuk ditempatkan di Halaman 1.

Update Terbaru Google ini saya rasa akan memudahkan para pelaku bisnis lokal. Seolah Google ingin mengatakan kepada blog-blog besar untuk 'jangan serakah di serp !'.


Cara SEO Yang Benar di Era Pigeon


Cara SEO Terbaik di Era Pigeon

Seperti yang kita semua ketahui bahwa update algoritma terbaru google kali ini benar-benar difokuskan untuk meningkatkan blog-blog dengan domain lokal seperti web.id atau co.id agar lebih mudah dalam bersaing di SERP, hal tersebut juga bisa kita lihat dari cara Google meredirect kita ke pencarian Lokal seperti misalnya saat kita menggunakan IP Indonesia, maka akan diredirect ke Google.co.id

Redirect ke Pencarian Google Lokal


Lantas cara atau teknik seo seperti apa yang baik dan benar di Era Pigeon ini ? dari kasus diatas saya rasa jawabannya sudah sangat jelas, yaitu :

  • Gunakan Domain Lokal
  • Cari Backlink Dari Situs Lokal

Dengan menggunakan domain lokal maka Google akan memprioritaskan blog kita di pencarian lokal, dan tidak berlaku untuk pencarian Global (google.com).

Selain itu, Anda juga bisa memfokuskan target pengunjung melalui Google WebMasterTool. Untuk caranya silahkan bisa Anda lihat dibawah ini.

  1. Buka https://www.google.com/webmasters/tools/

    Cara SEO Yang Benar di Era Pigeon langkah 1

    Silahkan Anda pilih mana blog yang ingin Anda targetkan pengunjungnya, dengan cara mengklik Manage Site.

  2. Masuk ke Search Traffic > International Targeting > Country

    Cara SEO Yang Benar di Era Pigeon langkah 2

    Beri ceklist di kotak Target users, lalu pilih negara mana yang ingin Anda targetkan pengunjungnya.

Jika ada teman-teman yang blognya mengalami perubahan peringkat di SERP baik di google.co.id maupun google.com, saya akan sangat berterimakasih jika Anda mau membagikan informasinya melalui kolom komentar yang ada di bawah.

Pengertian Singkat Apa itu Algoritma Google Terbaru Panda 4.0

Pengertian Singkat Apa itu Algoritma Google Terbaru Panda 4.0
Algoritma Terbaru Google Panda 4.0

Algoritma Google Panda 4.0 kehadirannya memang cukup meresahkan para blogger khususnya Blogger yang suka sekali atau gemar melakukan spamming queries.

Untuk mempermudah penjelasan ini, mari kita mulai dari penjelasan dasar.

  • Apa sih Algoritma Google itu ?
  • Apa yang dimaksud Google Panda ?
  • Apa dampak Algoritma Google Panda ?
  • Bagaiamana cara mengatasi traffic turun akibat Google Panda ?

Tak perlu berlama-lama, langsung saja kita masuk pada pembahasan yang pertama.


Pengertian Singkat Apa itu Algoritma Google


Algoritma Google adalah sejenis 'formula rahasia' yang nyaris setiap bulan diperbarui oleh Google, yang tujuan utamanya untuk menyingkirkan blog-blog spam.

Jika bicara jenis dari Algoritma Google, tentu ada banyak sekali jenis atau macamnya dan saya sendiri juga tidak ingat satu persatu, disamping itu, keluarnya berbagai macam atau varian Algoritma Google juga sudah ada sejak tahun 2000 dimana Anda tau sendiri pada zaman tersebut, komputer adalah barang yang sangat langka jadi saya tidak bisa memonitoring-nya.

Tapi untungnya ada salah satu web inggris yang membahas tentang Sejarah Algoritma Google ini, dan artikel tersebut sudah saya tulis ulang dan tentunya juga sudah saya terjemahkan ke dalam bahasa indonesia yang baik dan benar, tak lupa saya lengkapi artikel dari berbagai situs lainnya, untuk membaca artikel tersebut silahkan Anda kunjngi link disamping ini Pengertian dan Sejarah Algoritma Google.

Kita flashback sebentar saja untuk mengetahui apa saja Algoritma yang sempet membuat hebob para Blogger :

Algoritma Humming Bird (25/10/13)
Algoritma Google Dance (06/09/13)
Algoritma Google Dinosaurus (04/09/13)
Algoritma Google Penguin (21/05/13)

Itulah beberapa, algoritma yang pernah saya temui.


Penjelasan Mengenai Algoritma Google Panda


Google Panda sekarang sudah mencapai versi 4.0 atau sering juga disebut Panda 4.0. Sebenarnya apa Algortima Google Panda ini ?

Yang dimaksud dengan Google Panda disini bukan berarti bahwa google sedang melakukan ternak hewan yang berwarna putih hitam, tapi ini lebih kepada algoritma dari Google, yang berbasis atau fokus terhadap kualitas dari Artikel.

Jadi mudahnya Google Panda adalah Algoritma Google yang difokuskan untuk mencari dan mebredeli ranking sebuah blog atau situs yang mempunyai kualitas artikel rendah.

Fokus utama si Panda ini memang kepada kualitas konten atau artikel, jadi hampir bisa dipastikan yang terkena dampak atau 'amukan' si Panda adalah blog yang suka sekali membuat konten banyak (spam) tapi tidak memntingkan kualitas dari artikel yang dibuat (asal buat).

Matt Cutt Mengumumkan Update Google Panda 4.0

Sebagai Informasi saja, bahwa Google Panda ini sebenarnya sudah ada sejak lama, dan muncul pertama kali pada 23 Februari 2011 dan mengakibatkan 12% Hasil Pencarian terkena dampaknya, info tersebut berasal langsung dari Google.

Dan berikut informasi lengkap tentang Update Algoritma Google Panda :

  • Panda 4.0 pada 24 Juli 2012
  • Panda 3.9 pada 24 Juli 2012
  • Panda 3.8 pada 25 Juni 2012
  • Panda 3.7 pada 9 Juni 2012
  • Panda 3.6 pada 27 April 2012
  • Panda 3.5 pada 19 April 2012
  • Panda 3.4 pada 23 Maret 2012
  • Panda 3.3 pada 26 Febuari 2012
  • Panda 3.2 pada 15 Januari 2012
  • Panda 3.1 pada 18 November 2011
  • Panda 2.5.3 pada 19 Oktober 2011
  • Panda 2.5.2 pada 13 Oktober 2011
  • Panda 2.5.1 pada 9 Oktober 2011
  • Panda 2.5 pada 28 September 2011
  • Panda 2.4 pada 10 Agustus 2011
  • Panda 2.3 pada 22 Juli 2011
  • Panda 2.2 pada 18 Juni 2011
  • Panda 2.1 pada 9 Mei 2011
  • Panda 2.0 pada 11 April 2011
  • Panda 1.0 pada 23 Febuari 2011

Sejujurnya yang kita rasakan saat ini adalah dampak dari update dari Panda 4.0 yang sudah keluar pada Juli 2012, jadi sebenarnya Algoritma Google Panda yang akhir-akhir ini kita rasakan bukanlah hal baru, melainkan sudah ada sejak 2011 dan tentunya terus dikembangkan oleh Google.


Dampak atau Akbiat Google Panda


Algoritma Google Panda 4.0 ini dikabarkan mempengaruhi 4% dari Hasil Pencarian di seluruh Dunia, artinya update kali ini 4x lebih besar dari update sebelumnya, yang tercatat hanya mempengaruhi 1% saja dari hasil pencarian dunia.

Tentu 4% ini merupakan angka yang sangat besar, jadi tak heran nyaris dari seluruh Blogger Indonesia merasakan dampak dari update kali ini, ada yang posisinya blognya turun tapi tak banyak pula yang justru mengalami kenaikkan jumlah pengunjung, karena blog saingan mereka pada turun di SERP.

Google Panda 4.0 Secara Resmi Dikeluarkan Om Matt

Seperti yang saya kutip dari SELand, bahwa 'katanya' update kali ini lebih kepada menanggulangi spam kueri.

This algorithm specifically targets “very spammy queries”

Terlihat jelas bahwa google benar-benar ingin menyingkirkan blog yang hobi copas sana sini tanpa memikirkan kemurnian atau originalitas artikel.


Cara Mengatasi Traffic Blog Turun Akibat si Panda


Bersyukur jika blog kita mengalami kenaikkan jumlah visitor, tapi tidak perlu khawatir untuk Anda yang terkena 'cakaran' dari si Panda 4.0, karena cara yang akan saya berikan dibawah ini, bisa memulihkan luka akibat 'cakaran' tersebut, walaupun tidak 100%.

Baik, langsung saja begini caranya :

  1. Buka satu persatu Artikel Anda (yang posisi di serp turun)
  2. Perhatikan Keyword Density yang ada di artikel tersebut, pastikan tak lebih dari 10% (jika lebih silahkan kurangi saja)
  3. Lihat diskripsi dari tiap Artikel, jangan sampai ada yang sama (duplikat) karena inilah penyebab utama terkena amukan si Panda
  4. Hitung jumlah kata dari setiap artikel, dan pastikan lebih dari 500 kata (jika kurang silahkan ditambah) yang perlu dicatat adalah, jangan menambah artikel dengan kata-kata yang sifatnya basa basi, itu justru akan memperburuk kualitas artikel itu sendiri

Simple hanya begitu saja. karena memang pada dasarnya Panda ini adalah algoritma yang bertugas untuk melakukan patroli Arikel dan bukan BackLink, karena backlink ada tugas dari 'hewan lain'.

Itu saja yang bisa saya sampaikan kepada Anda tentang Algortima Google Terbaru yaitu si Panda 4.0.

Akhir kata saya ucapkan terimakasih banyak sudah menyempatkan waktu Anda untuk membaca Pengertian Singkat Apa itu Algoritma Google Terbaru Panda 4.0.

Cara Mengembalikan Traffic Blog Yang Terkena Hummingbird

Cara+Mengembalikan+Traffic+Blog+Yang+Terkena+Hummingbird
Mengembalikan Traffic Blog

Traffic atau Lalu Lintas Pengunjung yang ada di Blog saya sejujurnya mengalami “sedikit” penurunan tapi mungkin bukan saya saja yang mengalaminya tapi hampir seluruh Blogger mengalami penyusutan Traffic atau Kunjungan.

Pertanyaanya adalah, Apakah penyebab semua ini ?

Sejauh yang saya dengar, permasalahan ini dikarenakan oleh Update Terbaru dari Algoritma Google, yaitu si Google Hummingbird.

Memang pada awal-awal peluncurannya ( 1 bulan yang lalu ) belum terasa efek atau dampaknya, tapi setelah berjalan 2 - 3 minggu setelah peluncuran, baru terasa sekali dampak si Hummingbird ini.

Kita semua tau, bahwa Algoritma Hummingbird ini memiliki Cara Kerja yang unik, seperti yang sudah saya jelaskan pada artikel sebelumnya ( http://citarasakopiku.blogspot.com/2013/09/pengertian-singkat-apa-algoritma-google.html ) yaitu Menggunakan Sinonim ( persamaan kata )

Sebenarnya bukan saya yang “sok tau” mengatakan bahwa Hummingbird menggunakan sinonim dari apa yang Anda ketik. Tapi sang Matt Cuts lah yang mengatakannya.

”Keyphrases don’t have to be in their original form. We do a lot of synonyms work so that we can find good pages that don’t happen to use the same words as the user typed.”

Itu sedikit cuplikan perkataan yang saya ambil saat si Matt Cuts saat di Interview oleh Marketing Words.

Dan saya yakin Anda sudah maksud dari apa yang dikatakan Matt Cuts diatas bukan ? jika ada yang kesulitan, dengan ilmu bahasa inggris saya yang cupu ini, akan saya bantu sedikit menjelaskan kata-kata diatas.

”Kami menggunakan sinonim (persamaan kata) untuk menemukan halaman (web atau blog) yang berkualitas, tanpa harus berdasarkan atas apa yang pengunjung ketikkan.”

Intinya sih, Google tak lagi terpacu tentang apa yang Anda ketik.

Contoh sederhananya adalah, jika ada yang mengetikkan kata “SEO” di kotak pencarian.

Maka yang akan masuk pada halaman pertama Google, bukan blog atau web yang memiliki Kata kunci “SEO” yang banyak. Tetapi blog atau web yang menjabarkan apa itu SEO, bagaimana SEO bekerja, fungsi dari SEO, dan apapun yan berkaitan dengan SEO. Jadi disini Google tak lagi bermain dengan “banyak-banyakan” Kata kunci.

Kembali ke Topik atau Judul saya diatas, lalu bagaimana Cara Mengembalikan Traffic Blog Yang sudah terlanjur Terkena Algoritma Google Hummingbird ini ?

  1. Perbaiki Struktur Kata
    Saya sendiri mulai membongkar satu-satu dari semua Artikel yang sudah saya terbitkan, dan mengecek struktur (s-p-o-k) dari kalimat tersebut. Dan membenahi beberapa kalimat yang Typo.

  2. Tambahkan Beberapa Sinonim
    Sinonim pada kata kerja yang Anda tembak. Misalnya lagi tentang Mobil, jadi jabarkan apa itu mobil contohnya perbanyak kata “kendaraan beroda empat.”

  3. Ganti Dengan Template Yang Tertata
    Tertata disini maksudnya adalah Rapi. Usahakan pada sidebar blog tak lagi terpasang Widget-widget yan memusingkan pengunjung. Misalnya Anda bisa mengubah dengan menambahkan Popular Post atau Artikel Terpopuler (optional).

Ketiga Tips diatas sebenarnya saya ambil dari tujuan Hummingbird sendiri ya, jadi istilahnya kita menyesuaikan dengan Apa Yang Dimau Dari “burung” Hummingbird.

Lalu hasilnya bagaimana ?

Traffic Blog Beranjak Naik
Traffic Blog Beranjak Naik

Syukurlah, baru kemarin Anjlok ( tanggal 21 Oktober ) dan setelah 2 Hari saya permak Isi dan Tampilan Blog. Akhirnya sejak tanggal 23 Oktober jumlah Pengunjung perlahan mulai naik.

Pengertian Singkat, Apa Algoritma Google Hummingbird

Pengertian Apa Algoritma Google+Hummingbird
Algoritma Google Hummingbird
Algoritma Google Hummingbird baru-baru ini memang “sedikit” menghebohkan para Blogger karena traffic turun dengan drastis. Namun tak sedikit pula yang para Blogger yang tidak terpengaruh sedikitpun dengan Algoritma Terbaru dari Google ini.

Pengertian Algoritma Hummingbird ?


Mudahnya, Hummingbird adalah sandi ke 8 yang digunakan oleh Google dalam menamai Algoritma mereka, setelah Algoritma Google Dinosaurus.

Lho, bukannya sebelumnya adalah Algoritma Google Dance ? entah, dari mana asal nama “dance” itu lahir, karena setau saya Google belum pernah menyampaikan atau mengumumkan Algoritma yang bernama “tarian”.

Apa Alasan Google, Dibalik Penamaan Algoritma Hummingbird ?


Penamaan Hummingbird sendiri dipilih Google, karena burung ini terkenal Tangkas, Ulung dan Cepat (cepat, satu detik mencapai 12-80 kali kepakan).

Untuk itulah Google memilih burung Hummingbird ini, sebagai nama dari Algoritma Terbaru milik mereka. Karena dianggap mewakili karakter yang sesuai.

Apakah Hummingbird ini Benar-benar Algoritma Terbaru ?


Baru Diumumkan tapi Sudah Lama Diluncurkan. Yap, Algoritma ini memang sudah lama diluncurkan, namun baru sekarang Diumumkan di tanggal 28 September, dan tempat pengumuman dari Algoritma ini bukan di hotel Berbintang 5, melainkan di sebuah garasi tua.

Apa Yang Baru di Algoritma ini ?


Fitur baru dari Algoritma sebenarnya sangat mencengangkan, gimana tidak. Sekarang Anda sudah bisa “berkomunikasi” dengan Mesin Pencari buatan Google ini.

Saya contohkan, jika Anda ingin melihat tampilan Google pada tahun 1998, maka Anda cukup “katakan” pada kotak pencarian “Google in 1998” (tanpa tanda kutip) maka saat itu pula Anda akan dibawa ke pada tujuan Anda.

Apa Dampaknya Untuk Blog Kita ?


Dampak memang tidak secara langsung ya, karena ini bukan update yang ditujukan untuk pemangkasan Blog spam secara masal seperti Algoritma Google Penguin pada zaman dahulu kala.

Karena, untuk update kali ini lebih kepada perbaikan (upgrade) dari merubah kata menjadi kalimat.

Jadi, jika Blog Anda terlalu banyak mengincar kata (keyword) maka jangan harap Halaman dari Blog milik Anda tersebut akan nangkring di Page One, karena seperti yang saya katakan diatas, Google akan merubah Algoritmanya dari Kata menjadi Kalimat.

Jika dipikir-pikir, memang tidak ada matinya, dan terkesan “menyeramkan” Algoritma-algoritma baru yang diluncurkan Google, padahal fakta di lapangan tidak seperti itu, selama kita menggunakan teknik White, dan tidak melanggar TOS yang dibuat oleh Google, maka selama itu Algoritma Google tidak akan berdampak apapun pada Blog kita.

Cara Mengatasi Update Algoritma Google Dance

cara+mengatasi+algoritma+google+dance
Update Algoritma Google Dance

Google Dance sepertinya tengah menjadi perbincangan pokok di kalangan para Blogger ? tidak hanya di Indonesia, di luar pun juga sama, dan salah seorang bule juga pernah protes langsung di Google Webmaster Help Forum, tentang Update Algoritam Google Dance yang katanya menurunkan 10.000 pengunjung (per hari) atau turun drastis 50% dari biasanya. Anehnya, setelah di cek di Web Master Tool (WMT) tidak ada pelanggaran apapun dari Blognya.

Dan yang paling aneh, Google tak mau memberi respon tentang update.an kali ini, atau terkesan tutup mulut.

Lucunya, walau Google secara resmi tidak memberi tahukan tentang apa yang terjadi terhadap perubahan algortima. Banyak orang yang katakanlah “jago seo” mengatakan ini adalah dampak dari Google Dance.

Faktany Google Dance itu algoritma “kuno” yang sudah terjadi pada tahun 2003 atau tepatnya bulan Febuari, lalu kenapa dinamakan Google Dance ? karena Google ingin menyegarkan Search Engine dengan “tarian”. Yang mana blog dengan konten yang tidak unik akan otomatis tersingkir dan tentunya akan berdampak pada penurunan pengunjung.

Sekarang kan sudah 2013 apa mungkin Google menggunakan algoritma lama untuk memberantas “blog spam” ? bisa jadi ? tapi jika ditelusuri lebih dalam, sebenarnya ini bukan hanya tentang Google Dance tapi lebih ke Google Penguin Dance.

Yap, kombinasi antara Google Dance (2003) dan Penguin (2012).

Untuk Mengatasi Algoritma tersebut, tentunya kita harus mengetahui sasaran dari kedua algoritma tersebut.

Disini tentunya saya akan membagi penjelasannya menjadi dua.

  1. Mengatasi Google Dance

    Cara Mengatasi Update Algoritma Google Dance
    Algortima Google Dance

    Tidak perlu pusing dengan algoritma yang satu ini, seperti yang saya bilang diatas tadi. Kita cukup mengetahui “sasaran” yang dituju oleh si “dancer”.

    Menurut info yang saya baca di moz.com, Blog yang menjadi target adalah Blog Dengan Keyword Density (KD) Lebih Dari 5% atau sering disebut Over (KD) karena normalnya adalah berada di kisaran 2-3%.

    Dan dampaknya, Blog akan hilang di SERP.

    Untuk mengatasi hal ini sebenarnya mudah saja jika Anda ada niat. Yaitu dengan cara mengkalkulasikan setiap artikel Anda dengan rumus sebagai berikut.

    rumus+keyword+density
    Rumus Keyword Density

    Dari situ kita akan mendapatkan hasilnya, jika lebih dari 5%, sebaiknya kurangi / hapus kata kunci tersebut, agar Blog Anda kembali terbebas dari Google Dance.

  2. Mengatasi Google Penguin

    cara+mengatasi+google+penguin
    Algoritma Google Penguin


    Selanjutnya, kita akan membahas Google Penguin. Pada algoritma yang satu ini Google lebih menitik beratkan pada Original Konten. Jadi jika Anda memperhatikan Blog-blog yang terkena Penuin pada akhir tahun lalu, tak lain dan tak bukan itu dikarenakan terlalu banyak melakukan Copy Paste.

    Solusi untuk mengatasinya yaitu dengan merewrite sebagian isi dari Artikel. Atau dengan menggganti beberapa kata dengan sinonimnya.

Kesimpulan akhir dari artikel ini, jika Anda ingin terhindar atau terbebas dari yang namanya Google “Penguin” Dance, cobalah untuk merewrite setiap artikel yang Anda copas dan sebisa mungkin hindari Keyword Density atau Kepadatan Kata Kunci hingga dibawah 5%. Saya rasa sekian, dan terimakasih sudah mau membaca.

Algoritma Google Dinosaurus

algoritma+google+dinosaurus
Algoritma Google Dinosaurus


Algoritma Google Dinosaurus adalah revolusi dari algoritma sebelumnya yaitu Algoritma Google Penguin.



Jika ditanya apa yang baru di Algoritma Google Dinosaurus, tentu jawabannya ada banyak sekali.



  1. Queri Pencarian Yang Baru



    Yup, kini Algoritma Google benar-benar telah berevolusi dari yang menekankan pada Keyword Querry menuju ke General Querry.



    Maksud dari kedua Keyword Querry adalah lebih menekankan pada kata kunci yang ditulis. Sementara General Querry lebih mengarah ke keterkaitan dengan kata kunci yang ditulis atau diketik.



    Contoh :



    ▪ Pada Algoritma Keyword Querry jika ada yang menuliskan kata “mobil” pada SE (search engine) maka yang akan tampil di Top SERP atau hasil teratas pencarian adalah Blog yang memiliki artikel dengan kata kunci “mobil” atau dengan kata lain semakin banyak kata kunci (mobil), semakin mendorong blog tersebut masuk halaman pertama google.



    ▪ Sementara, Pada Algoritma General Querry tidak lagi menekan pada Kata Kunci yang ada. Tetapi lebih menekankan pada, penggambaran dari kata kunci. Semisal lagi ada yang mengetikkan kata kunci “mobil”. Pada Algoritma yang baru ini, bukan Blog yang memiliki kata kunci “mobil” paling banyak yang akan masuk ke halaman satu google. Melainkan Blog yang lebih menggambarkan apa itu “mobil”. Contoh mudahnya, blog yang menuliskan “roda empat” pada artikelnya akan lebih mudah masuk ke pejwan google, ketimbang Blog yang hanya sibuk memperbanyak kata kunci.


  2. Konten Yang Minim



    Si Dinosaurus seperti tak suka dengan Konten atau Artikel yang minim karakter, kenapa begitu ? karena mereka (dinosaurus) menganggap Konten yang minim = Konten yang ditulis asal-asalan, Atau dengan kata lain, Konten Yang Tidak Memberikan Manfaat.


  3. Ketiadaan Share Button



    Share Button atau tombol untuk membagikan artikel ternyata mempunyai Fungsi yang baik di mata Google Dinosaurus ini.



    Hanya dengan meletakkan atau memberi Tombol saja itu sudah membantu Artikel Anda dari “sapuan” si Dinosaurus, apalagi kalau ada yang membagikan.



    Jadi intinya pasanglah Share Button, sekalipun itu hanya sebagai pajangan (tidak ada yang mengklik).


Mungkin itu saja sekilas, tentang Algoritma Dinosaurus yang saya tahu, namun inti dari seluruh Algoritma Google, sebenarnya sama, yaitu untuk menyingkirkan Blog yang memiliki hobi copy paste. Jadi jika tenang saja, tidak perlu memikirkan si Dinosaurus, Pinguin, Panda dan hewan yang lain, selama Artikel di Blog Anda ditulis secara murni atau paling tidak rewrite dari Artikel orang, dengan gaya bahasa Anda sendiri.

Pengertian dan Sejarah Algoritma Google

pengertian+sejarah+algoritma+google
Pengertian dan Sejarah Algoritma Google

Algoritma Google - Menurut wikipedia algoritma pertama diluncurkan pada tahun 1998 yang diberi nama dengan Google v.1.0. Lalu apa yang terjadi ketika Google meluncurkan Algoritma v.1.0 ini ? berikut, penjelasan lengkap mengenai Sejarah pada Algoritma Google.

  1. Google v.1.0 (1998 - 2003)

    Pada waktu ini hasil pencarian Google dikuasai oleh halaman web yang mempunyai lebih banyak inbound links (link masuk) yang berkualitas.

    Pemilik laman yang peka akan keadaan ini dan lebih memfokuskan untuk mencari inbound links untuk memenangi hasil pencarian pada Google atau SERP.


  2. Google v2.0 (2003 - 2006)

    Pada 18 Jun 2003 Google melancarkan program Adsense. Adsense ialah program yang menawarkan kepada pemilik halaman web untuk menayangkan iklan yang dikelola oleh Google.

    Ini tentunya mendorong para pemilik laman web untuk membuat atau mencipta halaman yang mempunyai berbagai konten atau artikel, agar dapat disiarkan/ditayangkan iklan Adsense.

    Adsense lah yang membuat hasil pencarian Google berubah drastis. Dan pada saat itu SERP lebih mengutamakan blog, yang memiliki niche selaras dengan Adsense (kesehatan, asuransi, mesin).


  3. Google v3.0 (2006 - 2010)

    Disebabkan terlalu banyak laman web yang wujud dengan kandungan SPAM sebagai 'pemacu utamanya', akibat dari itu Google membuat algoritma baru, yang mana lebih mengutamakan Kualitas ketimbang inbound link (google v.1.0).

    Namun, algoritma ini juga tidak lama, karena berbagai masalah timbul disebabkan oleh pakar 'Black Hat SEO' yang menjarah traffic (pengunjung) melalui berbagai cara.

    Contohnya membuat komen-komen 'palsu' atau copas di situs yang memberikan backlink, menulis secara 'robot' (dengan penggunakan bot) dengan berbagai artikel 'sampah' (copy paste).


  4. Google v.4.0 (2010 - 2011)

    Google v.4.0 ini bisa dibilang sebagai penyempurna, kenapa dibilang penyempurna ? karena algoritmanya semakin pintar dalam memilah Blog yang berkualitas dan tidak, dan faktor yang digunakan adalah sebagai berikut :

    1. Blog yang Mendapat lebih banyak komen
    2. Blog yang Mendapat lebih ramai pelanggan RSS terutamanya Feedburner (yang mana ia telah dibeli oleh Google)
    3. Blog yang Mendapat lebih banyak pengunjung

    Atau mudahnya, google tidak hanya menilai dari aspek isi artikel, melainkan juga ketiga aspek diatas.


  5. Google v.5.0 (2011 - 2012)

    Algoritma Google v.5.0 (Google Panda)
    Algoritma Google v.5.0 (Google Panda)

    Google v.5.0 atau yang sering kita kenal dengan Google Panda. Pada Algoritma ini, kembali lagi Google lebih menekankan pada kualitas konten, yang artinya semakin panjang dan berkualitas (memberi manfaat), maka google akan menempatkakn Blog tersebut pada Top SERP (posisi puncak hasil pencarian).


  6. Google v.6.0 (2012 - 2013)

    Algoritma Google v.6.0 (Google Pinguin)
    Algoritma Google v.6.0 (Google Pinguin)

    Google v.6.0 ini juga lebih akrab kita dengar sebagai Google Penguin. Berbeda dengan si Panda, Algoritma Google Penguin ini kalau saya perhatikan lebih mengedepankan Originalitas atau Kemurnian artikel, tidak heran banyak para copaser yang kelimpangan menghadapi si Penguin.


  7. Google v.7.0 (2013 - Sekarang)

    Algoritma Google v.7.0 (Google Dinosaurus)
    Algoritma Google v.7.0 (Google Dinosaurus)

    Google v.7.0 yang juga dijuluki sebagai Google Dinosaurus ini, yang saya tahu, katanya amat senang dengan Social Share. Jadi jangan sampai lupa untuk membagikan Artikel yang baru Anda buat ke Jejaring Sosial (google plus khususnya).

Mungkin itu saja sedikit penjelasan mengenai Pengertian Algoritma Google dan Sejarah Algoritma Google yang saya rangkum dan edit dari berbagai sumber : wikipedia, google support, jabungleopark, searchengineland dan semoga bisa memberikan manfaat kepada Anda.
TUKANG SEO. Diberdayakan oleh Blogger.