Cara Mengatasi Leverage Browser Caching untuk meningkatkan Pagespeed Website

Leverage browsing caching sering kita jumpai ketika mengecek permasalahan halaman web menggunakan tool,seperti GTMETRIX dan Page Speen Insight. Leverage browsing caching juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kecepatan loading dalam suatu halaman website. Nah, pada artikel berikut ini kita akan membahas perihal bagaimana mengatasi leverage browser caching tersebut.
Secara sederhana ketika kita membuka suatu halaman website, dengan otomatis browser akan menampilkan logo, gambar, font, dan kode-kode pemrograman lainya seperti css dan javascript. Dan jika suatu hari nanti kita membuka halaman website yang sama, ditemukan bahwa loading dari membuka halaman website tersebut lebih cepat, taukah anda kenapa hal itu bisa terjadi ? Hal itu terjadi karena browser ditugaskan oleh halaman website menyimpan logo, gambar, font, dan kode-kode pemrograman lainya. Sehingga, loading suatu website lebih cepat.
Jika anda menguji kecepatan halaman website anda dengan tools seperti Gtmetrix, Pingdom dan menemukan masalah pada bagian Leverage Browser Caching, hal apakah yang harus dilakukan ?

Cara Mengatasi Leverage Browser Caching

Langkah untuk mengoptimalkan kecepatan suatu web yang memiliki masalah leverage browser caching kita hanya perlu mengatur file .htaccess pada halaman cpanel. Caranya :
  1. Buka cpanel hosting anda.
  2. Buka webhost/server anda.
  3. Buka file .htaccess dan tekan edit
  4. Tambahkan kode berikut pada bagian atas dari .htaccess tersebut.
Code :
## EXPIRES CACHING ##
 <IfModule mod_expires.c>
 ExpiresActive On
 ExpiresByType image/jpg "access 1 year"
 ExpiresByType image/jpeg "access 1 year"
 ExpiresByType image/gif "access 1 year"
 ExpiresByType image/png "access 1 year"
 ExpiresByType text/css "access 1 month"
 ExpiresByType text/html "access 1 month"
 ExpiresByType application/pdf "access 1 month"
 ExpiresByType text/x-javascript "access 1 month"
 ExpiresByType application/x-shockwave-flash "access 1 month"
 ExpiresByType image/x-icon "access 1 year"
 ExpiresDefault "access 1 month"
 </IfModule>
 ## EXPIRES CACHING ##
Tekan save dan lakukan refresh ulang halaman website anda.
Pada kode diatas terlihat bahwa file gambar dan javascript lah yang dicache. Dan terlihat juga rentang waktu 1 year dan 1 month. Maksud dari 1 year/1month merupakan kode perintah yang kita berikan pada webhost untuk mencache suatu file dalam jangka waktu tertentu. Jika anda ingin mencache seluruh gambar pada jangka waktu 1 bulan. Cukup mengubah tulisan 1 year menjadi 1 month. Nilai-nilai di atas cukup dioptimalkan untuk sebagian besar halaman web dan blog.

Masalah Caching Umum Lainnya

Masalah cache yang kerap ditemui adalah tampilan suatu website tidak berubah, padahal, kode dari website tersebut telah kita ubah. Ini dipengaruhi oleh rentang waktu browser caching yang lama misalnya 1 tahun. Cara mengatasinya cukup mudah dengan menerapkan trik URL Fingerprinting.

URL FingerPrinting

Url fingerprinting merupakan solusi untuk mengatasi masalah cache umum. Caranya misal dengan mengubah nama file dari .css pada website tersebut lalu membuat file baru dengan nama yang berbeda. Sebagai contoh ketika kita merubah warna header didalam file css, maka kita harus merubah nama file dari css tersebut dan load didalam head nama file css tadi yang baru . Bila nama file tetap seperti sebelumnya, browser akan tetap menampilkan hasil seperti tampilan website sebelum diubah.
Nah, demikianlah cara mengatasi Leverage Browser Caching pada halaman website. Semoga artikel ini memberikan yang terbaik bagi website anda. Jika Anda membutuhkan jasa SEO profesional di Bali atau web design bali silakan menghubungi Azka Digital. Azka Digital adalah jasa web design, jasa seo, dan jasa branding / internet marketing yang berkantor di Kuta Bali.

Belajar SEO Tradisional Dalam 5 Menit

belajar+seo+tradisional
Belajar SEO Tradisional
Sebelum Belajar SEO Tradisional, hal yang perlu Anda perhatikan adalah Waktu. Karena dalam meng-implementasikan trik-trik yang ada pada SEO Tradisional ini dibutuhkan Waktu yang tidak sedikit, atau dengan kata lain akan membuang banyak Waktu Anda (tapi kalau cuma bacanya, paling cuma 5 Menit, hehe).

Lanjut, sekarang mari kita bahas Trend yang ada pada SEO Tradisional (jadul).

  1. BackLink is King

    Kepercayaan para pemain SEO pada Zaman Dahulu, tampaknya sedikit men “dewa” kan BackLink (BL).

    Karena mereka percaya, BL akan menaikkan derajat pada Blog tersebut.

    Jadi tak heran, jika Praktisi SEO pada Zaman Dahulu gemar berburu BackLink.

    Hasilnya ? ya, sebagian ada yang yang membuahkan hasil yang memuaskan dan sebagian ada yang tidak.

    Karena pada dasarnya semua tergantung pada dimana Anda menamam BackLink tersebut.

  2. Ping Sana Ping Sini

    Aktifitas Ngeping nampaknya juga menjadi Agenda Rutin para Penggila SEO pada Zaman Purba (eh, zaman dahulu).

    Makan tanpa Minum, itulah ibaratnya jika sehabis menulis Artikel tidak melakukan Ping.

    Apakah ini benar-benar Pada Posisi SERP ? berkaca pada pernyataan BackLink is King, maka jelas Aktivitas NgePing (menanam bl secara masal) akan sangat berdampak pada posisi Blog tersebut di Google atau Mesin Pencari lainnya.

  3. Keyword Density Lebih Dari 10%

    * Keyword Density adalah jumlah keyword dibagi seluruh jumlah seluruh kata yang ada di dalam 1 Halaman tersebut (dalam satuan persen).

    Selain kepercayaan mengenai, BackLink dan Ping, ternyata para Praktisi SEO Jaduk, masih mempercayai bahwa

    “ jika Ingin Masuk Page One, Banyakin Keyword Minimal 10% ”

    Lalu Hasilnya Bagaimana ? Banyak yang nembus di Page One, tapi tak sedikit pula yang digusur oleh Google, karena dianggap over Keyword Density (karena sekarang maksimal 5 Persen).
Semua keputusan, ada di Tangan Anda, masih setia Menggunakan Teknik SEO Tradisional yang perlahan akan dipakasa lengser oleh Algoritma Google, atau memilih untuk mempelajari Teknik SEO Modern yang tentunya selalu mengikuti apa yang dimau oleh Hewan-hewan Peliharan Google.

5 Cara Mudah Dalam Belajar SEO Modern

Belajar SEO Modernkn
Belajar SEO Modern
Dalam Belajar SEO Modern tentunya Cara yang digunakan sangatlah berbeda jauh dengan Belajar SEO Tradisional.

Untuk itu disini Blog citarasakopiku akan mencoba menjelaskan Bagaimana Cara Belajar SEO Modern, dengan mudah dan cepat tentunya.

  1. Cek Microformat dan Rich Snippet Blog Anda di Schema.org

    Yang saya baca dari ketiga raksasa mesin pencari (google, yahoo, bing) mereka semua menggunakan acuan schema.org.

  2. Buatlah Artikel atau Konten untuk Manusia

    Dulu, jika ingin menjadi No. 1 di Google maka kita harus berfikir seperti Search Engine (SE). Karena “dulu” SE mempunyai pola pikir, jumlah keyword berbanding lurus dengan peringkat yang akan Anda dapat.

    Artinya, semakin banyak keyword yang Anda pasang, maka semakin besar pula peluang Blog Anda masuk ke dalam Google Page One.

    Namun, sekarang Search Engine atau Mesin Pencari tidak berfikir seperti itu, melainkan melihat kepuasan pengunjung yang akan mengantarkan Blog Anda ke Halaman Pertama Google.

    Cara kerja ini dengan menghitung, Daily Time On Site, atau berapa lama pengunjung membaca betah berlama lama di Blog Anda.

  3. Anchor Text InterLink

    InterLink dalam satu halaman, tentunya akan menambah nilai plus untuk Blog Anda.

    Lho, kan sudah ada Related Post ? yap memang sudah ada Related Post, tapi satu hal yang perlu Anda ingat, penulisan Anchor Text yang ada di Related Post pada umumnya diambil dari Judul.

    Disinilah Anda harus membuat perbedaan, antara Anchor Text yang ada di Related Post dengan di dalam Isi Artikel.

  4. 75% ShareLink 25% BackLink

    Kurang lebih seperti itulah cara saya memainkan Teknik SEO Modern ini, yaitu mengurangi porsi BackLink dan menambaah porsi Social ShareLink (1:3).

    Karena sejauh yang saya tahu, Google dengan tegas menyebutkan, peran BackLink perlahan akan digantikan oleh ShareLink.

  5. CSS3 dan HTML5

    Beralih menggunakan template yang valid CSS3 dan HTML5 tentunya akan memberi dampak yang cukup besar bagi Blog Anda (khususnya SEO).

    Karena pada CSS3 ada banyak sekali penyederhanaan Syntax.

    Contohnya, dalam penulisan <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"> bisa disederhanakan menjadi <DOCTYPE html> saja.

    Untuk HTML5 sendiri juga terdapat script baru yang berguna untuk men-SEO-kan Blog Anda, salah satunya adalah penggunaan itemtype. Untuk penjelasan lengkapnya Anda bisa membaca pada Artikel yang sudah saya buat sebelumnya yaitu Microdata HTML 5.
Kelima Tips / Trik diatas, tidak menjamin Artikel Blog Anda akan langsung masuk ke Google Page One. Karena Kelima Tips pada dasarnya hanyalah pendorong, dan kualitas dari Artikel tersebut lah yang nantinya akan menentukan Blog Anda pantas ada di Page One atau Tidak.
TUKANG SEO. Diberdayakan oleh Blogger.