Pengertian | Cara | Fungsi | Microdata HTML5

pengertian-cara-fungsi-microdata+html5
Pengertian, Cara dan Fungsi Microdata HTML5

Pengertian | Cara | Fungsi | Microdata HTML5 - Apa sih yang dimaksud dengan Microdata pada HTMl5 ? Microdata merupakan mekanisme Anotasi berupa pasangan variabel dan nilai yang diberikan pada sebuah dokumen HTML.

Anotasi itu sendiri bisa Anda artikan sebagai catatan yang dibuat oleh pengarang untuk menjelaskan suatu kode.

Contoh mudahnya, jika Anda membuat suatu CSS dan ingin menjelaskan kode (syntax) pada bagian tertentu maka yang Anda lakukan adalah menambahkan <-- isi komentar --> Prinsip dari Microdata ini pun, sekilas hampir sama dengan penambahan komentar pada suatu CSS, namun bedanya komentar ini ditulis pada format HTML5.

Dari penjelasan singkat diatas, saya yakin Anda sudah paham betul mengenai Pengertian Microdata HTML5, dan selanjutnya mari kita pelajari Cara Menyisipkan Microdata HTML5 pada suatu Artikel.

Sebenarnya mudah saja ya caranya, yaitu Anda cukup menambah Atribut itemscope itemtype='url' pada div dan itemprop='variable' pada setiap kata yang ingin Anda jelaskan.

Agar Anda tidak bingung, kita masuk ke dalam contoh saja. Misalkan saya ingin menjelaskan kepada Search Engine tentang halaman “about” yang ada di dalam blog kita.

citarasakopiku ditemukan oleh bocah ingusan yang bernama Otong, namun lebih sering dijuluki teman-temanya dengan sebutan Morgan

Jika kita ingin menyisipkan Microdata pada kalimat diatas, maka cara pendeklarasiannya, kurang lebih sebagai berikut :

<div itemscope itemtype="http://citarasakopiku.blogspot.com/p/about.html"><span itemprop="author">citarasakopiku<span> ditemukan oleh bocah ingusan yang bernama <span itemprop="name">Otong</span>, namun lebih sering dijuluki teman-temanya dengan sebutan <span itemprop="nickname">Morgan</span></div>

Penjelasan :

1. Pada baris pertama saya menggunakan itemtype="http://citarasakopiku.blogspot.com/p/about.html"

Ini artinya, pada artikel tersebut saya ingin menjelaskan item (hal) mengenai Tentang Kami (blog dan author). Jika anda ingin lebih spesifik anda bisa mengisi URL diatas dengan :

▪ www.url blog anda.com/person (untuk mendeskripsikan informasi mengenai atau tentang Anda)

▪ www.url blog anda.com/article (untuk memberitahukan kepada search engine, bahwa microdata yang Anda buat adalah sebuah artikel)

Perlu diingat, Anda tidak perlu khawatir jika Blog Anda tidak mempunyai struktur url seperti : www.url blog anda.com/person

Ini tidak akan mengakibatkan Bad Link, karena disini kita hanya menuliskan url tersebut pada itemtype yang mana berada di dalam suatu div.

Jika Anda bingung, intinya menulis url tersebut tidak akan berdampak pada bertambahnya Bad Link pada Blog Anda, dan jika masih belum percaya, silahkan Anda baca tentang peryantaan serupa di (About Microdata - Webmaster Tools Help.

2. Itemprop yang saya gunakan Bahasa Inggris

Bukan sok inggris atau semacannya ya, melainkan ini lebih dikarenakan informasi yang saya dapat mengenai pengklasifikasian pada direktori mesin pencari, karena niche blog saya termasuk dalam niche global yaitu SEO. Lain ceritanya jika blog saya ini berniche Informasi Regional / Nasioal.

Sampai disini kita sudah bisa mengetahui Pengertian dan Cara Menyisipkan Microdata HTML5 pada suatu post atau artikel. Untuk selanjutnya, kita akan mempelajari apa Fungsi Microdata HTML5 untuk Blog pada umumnya dan Search Engine pada khususnya ? Langsung saja kita bahas satu persatu.

  • Fungsi Microdata Untuk Blog

    Perlu ditegaskan, Microdata bukan untuk Optimasi atau Menaikkan Posisi Artikel atau Blog Anda di SERP, melainkan Microdata ini mempunyai Fungsi untuk Merubah Tampilan Pada Hasil Pencarian, Yang Tentunya Akan Mengundang Orang Untuk Mengklik Situs Anda.

  • Fungsi Microdata Untuk Search Engine

    Penggunaan Microdata pada Blog Anda pun juga memberikan dampak pada Search Engine, yaitu memudahkan penempatan suatu artikel pada direktori mereka (google) tentunya pesan ini disampaikan oleh Google sendiri yang menganjurka kita untuk menggunakan Microdata (ketimbang Microformat atau RDFa).

Pengertian sudah, Cara sudah, Fungsi pun juga sudah. Untuk itu saya akhiri Artikel tentang Pengertian | Cara | Fungsi | Microdata HTML 5. Dan akhir kata saya ucapkan terimakasih untuk Anda yang sudah membaca dari awal sampai akhir.

Apa Fungsi h1 h2 h3 h4 h5 h6

Apa Fungsi h1 h2 h3 h4 h5 h6

Apa Fungsi | <h1> | <h2> | <h3> | <h4> | <h5> | <h6> Dalam Blog


Pengertian atau Fungsi Tag <h1> - <h6> Dalam Suatu Blog, sebenarnya merupakan Elemen Terpenting dalam Cara Optimalisasi On-Page SEO


Mari kita Cari tahu Sebernya Apa sih Fungsi | <h1> | <h2> | <h3> | <h4> | <h5> | <h6> Dalam Blog, kog ada sampai 6 segala

Kupas Tuntas Fungsi Heading | <h1> | <h2> | <h3> | <h4> | <h5> | <h6> Dalam Blog

1. Fungsi <h1> : Tag <h1> ini digunakan Untuk Nama Blog ( jika anda sedang membuka homepage ) tapi Judul Blog idealnya harus berganti menjadi <h2> ( jika anda sedang membuka postingan )

2. Fungsi <h2> : Tag <h2> digunakan Untuk menulis Judul Artikel ( jika anda sedang berada di homepage ) dan Judul Artikel yang baik harusnya memakai <h1> ( dengan catatan Anda sedang berada pada halaman posting )

3. Fungsi <h3> : Tag <h3> digunakan untuk menuliskan Sub-Judul atau penjelasan dari Judul Posting yang Anda buat

4. Fungsi <h4> : Tag <h4> idealnya digunakan untuk menuliskan : Kategori dan Artikel Terkait

5. Fungsi <h5> dan <h6> : Tag <h5> dan <h6> Biasanya digunakan untuk menuliskan Nama si Pembuat Template dan Penyedia Layanan Hosting ( blogger, wordpress, mywapblog )

Sebenarnya Fungsi Tag | <h1> | <h2> | <h3> | <h4> | <h5> | <h6> Dalam Blog sangatlah penting untuk SEO, tapi tidak banyak yang mengetahuinya, dan semoga Astikel ini dapat menambah wawasan kita tentang Pentingnya Tag | <h1> | <h2> | <h3> | <h4> | <h5> | <h6>

Apa Fungsi rel=”canonical” Blogger

Apa Fungsi rel=”canonical” Blogger ?

Mungkin rel=”canonical” ini terdengar Asing di telinga para Wapmaster atau mereka yang menggunakan Jasa WapBuilder


Apa Fungsi Tag rel canonical Blogger
Tag rel=”canonical”

Kenapa rel=”canonical” jarang mereka (para blogger) dengar ?

Jawabanya, karena masalah Duplicat Content hanya ada untuk CMS Blogger maka dari itu, penyelesaian Duplicat Content menggunakan rel=”canonical” hanya diketahui oleh orang-orang yang memakai CMS Blogger ( atau semacamnya )

Sebenarnya dari Uraian diatas Anda sudah bisa menyimpulkan Apa rel=”canonical” dan Fungsi rel=”canonical”

Mungkin ada sebagian dari Anda yang kesulitan untuk memasang Tag rel='canonical' ini ? jangan khawatir, saya akan memberikan sedikit tips untuk cara pemasangannya.

Cara Memasang Tag rel='canonical' di Blogger

1. Pastikan Anda sudah Log in ke akun Blogger Anda

2. Klik pada Blog yang mau di edit

3. Pilih pada menu Template

4. Lalu, klik Edit HTML

5. Cari kode <head> untuk mempermudahnya bisa dengan menggunakan CTRL+F ( Find )

6. Copy kode yang ada di bawah ini dan paste-kan di bawah kode <head>

<link expr:href='data:blog.url' rel='canonical'>

7. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini :

Cara Memasang Tag rel canonical di Blogger
Contoh Letak Tag rel='canonical'

8. Klik Simpan atau Save, dan Selesai sudah

Jadi cukup sekian postingan mengenai Apa Fungsi rel=”canonical” Blogger, semoga membantu
TUKANG SEO. Diberdayakan oleh Blogger.